Senin, 26 Agustus 2013

Asmara Setia Ningrum RA=>Syair Sang penyair

 SANG PENYAIR BERKACAMATA

Dan selagi aku masih masih bias melihat langit-langit itu dengan mata ku ,maka tak perlu kurisau kan tentang bagaimana cara agar aku bias melihatmu, menyentuhmu sekalipun bukan dengan  tangan ku, tapi lewat tangan-tangan angin yang bergerak menyapamu disudut ruang sana …..,,,
Kadang kupikir tak ada yang lebih indah dari sekedar  mencoret –coret buku  nie dengan rasa yang ku tuang dalam syair ,,tapi ter nyata aku keliru .
Karena duduk diatas ranting-ranting ini mampu menangkis kerinduan yang kerap malam hadirkan .


Asmara Setia Ningrum RA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar