BIASA
Kita rakyat biasa.
Kita rakyat biasa menjerit …biasa tak ada yang
mendengar biasalah,,,,.
Kita rakyat biasa tak ada suarapun kataya, yang
diatas bilang biasa…
Kita rakyat biasa menangis, menderita, melarat,
gila, setres, 44 macam menjadi gila itu masih dikatakan biasa,,
Maka kadang rayat biasa ini terdiam….wlwpun yng
diatas jatuh melarat ,,,,bahkan tambah kaya kita diam…beralih-alih,
menyamar-nyamar jadi ini…jadi itu,,yang diatas menyalahkan wewanang kita tidak
tahu…,,,tuhu-tahunya sudah di KPK. masih aja tetap biasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar